INEQUALITY AND WELFARE OF THE DISPLACED HOUSEHOLDS DUE TO THE CONSTRUCTION OF KOTO PANJANG DAM
- Received
- March 17, 2019
- Revised
- April 5, 2019
- Accepted
- May 10, 2019
- Published
- June 12, 2019
Abstract
Displacement due to the construction of the Koto Panjang dam has an impact on household welfare. The displaced households experienced a very poor economic condition at the beginning of the displacement period. This study seeks answers to two questions: how the current welfare of the households is and how the relationship between welfare and income inequality of those households is. The study was conducted on 12 villages which are the locations of involuntary resettlement programs with a total sample of 360 households. The study used Gini index to measure income inequality and Subjective Welfare Indicator to compare household welfare. The results showed that in general, the average household income in Koto Panjang was higher than the Provincial Minimum Wage, but it was not evenly distributed in all villages. The result also showed a negative relationship between welfare and income inequality, but it cannot be used for further analysis because the correlation value is very low.
Keywords
income; inequality; welfare; household; koto panjang dam
References
- Arifin, A. (1984). Strategi komunikasi: sebuah pengantar ringkas. Bandung: Armico.
- Anggraeni, N., Siswoyo, M., dan Nurfalah, F. (2014). Strategi Public Relations Dalam Mendukung Pemasaran Pembangkit Listrik Nasional (PLN). Jurnal ASPIKOM, 2 (3), 206-220.
- Azizah, S. (2010). Strategi Komunikasi Pembinaan Pembudidayaan Kambing Boer untuk Meningkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7 (1), 100-128.
- Cangara, H. (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi. Edisi Revisi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
- Effendy, O.U. (2011). Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
- Farid, A., Romadi, U., Witono, D. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Petani dalam Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo di Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Jurnal Penyuluhan, 14 (1), 112-125.
- Fatchiya, A., Amanah, S., Kusumastuti, Y.I. (2016). Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian dan Hubungannya dengan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani. Jurnal Penyuluhan, 12(2), 190-197.
- Firdaus. (2015). Sistim Tanam jajar legowo 2 : 1. Aceh : BPPT Balitbangtan Aceh. (online) https://nad.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/info-teknologi /620-sistem-tanam-jajar-legowo-2-1. akses tanggal 7 desember 2017.
- Fitriani, L. (2013). Analisis Mengkaji Program Padi Tanam Sebatang (PTS) dari kaca mata Teori Difusi Inovasi. Jurnal Ilmiah Dakwah dan Komunikasi, IV (8), 26 – 54.
- Gumilar, G. & Zulfan, I. (2014). Penggunaan media massa dan internet sebagai sarana penyampaian informasi dan promosi oleh pengelola industri kecil dan menengah di Bandung. Jurnal Kajian Komunikasi, 2 (1).
- Hidayat, D., Kuswarno, E., Zubair, F., & Hafiar, H. (2017). Message platform atribut siger lampung di dalam kebhinekaan multikultur. Jurnal Kajian Komunikasi , 5(1), 91–101.
- Indardi. (2016). Pengembangan Model Komunikasi Dalam Pemberdayaan Masyarakat Tani. Jurnal Agraris, 2 (1), 75-86.
- Kataren, A., Pangeran P.P., & Nasution, A. (2018). Konflik GAM-RI dan kerentanan pangan masyarakat transmigran. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 20(1), 103-117.
- Moleong, L. J., (2016), Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi, Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.
- Purwatiningsih, Anggoro, N., Fatchiya, F., Mulyandari, R.S.H. (2018). Pemanfaatan Internet dalam Meningkatkan Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Cianjur. Jurnal Penyuluhan, 14 (1), 79-91.
- Sugiyono, (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
- Susanti, H.A. (2015). Strategi Komunikasi Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Jurnal Komunikasi ASPIKOM, 2(4), 243-254.
- Umniyati, N., Hadisiwi, P., & Suminar, J. R. (2017). Pengaruh terpaan informasi riset melalui website www.ppet.lipi.go.id terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian. Jurnal Kajian Komunikasi, 5(1), 111-120.
- Zaini, Z. (2015). Pedoman Umum PTT Padi Sawah. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan.
- Zamzami, L. (2012). Peranan Lembaga Pengembangan Pesisir Mikro “Mitra Mina†dalam Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Sumatera Barat. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 1(2), 121–128.
- Zulkarnain M. Y, Subejo dan Hartono, S. (2017). Strategi Komunikasi dalam Membangun Kebiasaan Makan Pangan Lokal Percepatan Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan di Kabupaten Bengkulu Utara. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(2), 177-188.