The Discourse in Lontaraq Meongpalo Karellae: An Anthropological Perspective

Authors

  • Janeke Peggy Slippy National Research And Innovation Agency
  • Abd Karim National Research And Innovation Agency, Indonesia
  • Muhammad Nur National Research And Innovation Agency, Indonesia
  • Wardiah Hamid National Research And Innovation Agency, Indonesia
  • Hamsiati Hamsiati National Research And Innovation Agency
  • Muhammad Ali Saputra National Research And Innovation Agency, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.25077/jantro.v26.n2.p196-204.2024

Keywords:

Anthropology, Soci0-Cultural, Bugis

Abstract

This article discusses the Lontaraq Meongpalo Karellae manuscript from an anthropological perspective. The manuscript narrates the story of a cat subjected to violence by humans, leading to the descent of celestial beings known as Dewata Sangiangseri to administer 'retribution' against those who mistreat animals. The manuscript also explores the relationships between humans, nature, and other living beings to foster harmonious coexistence for environmental preservation. This narrative imparts ethical lessons from an anthropological and cultural standpoint.The study employs an anthropological approach to analyze cultural practices among the Bugis community, particularly in maintaining harmony among humans, nature, and the surrounding environment. Through the Maddoja Bine ritual, these practices substantiate how the Lontaraq Meongpalo Karellae manuscript provides concrete implications for Bugis ethnic entities to nurture and care for the environment. Furthermore, this research enables a deeper understanding of the dynamics of traditional Bugis society, especially in the contexts of social interaction, family structure, and inherited cultural values. Oral traditions, myths, and rituals constitute integral aspects of the cultural identity of the community, effectively manifesting as relational entities within historical and environmental contexts, thereby underscoring their relevance in contemporary anthropological studies.

References

Adnan, Syamsurijal. 2018. “Bissu Yang Enggan Membisu Proses Encountering Islam Dan Kebugisan.†Al-Qalam 15(2). doi: 10.31969/alq.v15i2.502.

Azhari, Muh. 2019. “Kearifan Lokal Masyarakat Suku Dayak Kalimantan Tengah Indonesia.†Seminar Internasional Riksa Bahasa.

Baharudin, Erwan. 2010. “Kearifan Lokal, Pengetahuan Lokal Dan Degradasi Lingkungan.†Forum Ilmiah 7(1).

Berdame, Jekson, and Charles A. Ray Lombogia. 2020. “Merajut Tradisi Di Tengah Transisi: Pendidikan Lingkungan Hidup Berbasis Kearifan Lokal Dalam Budaya Mapalus Suku Minahasa.†Tumou Tou. doi: 10.51667/tt.v7i2.458.

Cohen, Erik, David F. Aberle, Leopoldo J. Bartolomé, Lynton K. Caldwell, Aristide H. Esser, Donald L. Hardesty, Riaz Hassan, H. Dieter Heinen, Jiro Kawakita, Olga F. Linares, Partha Pratim Majumder, Albyn Knight Mark, and Harald Tambs-Lyche. 1976. “Environmental Orientations: A Multidimensional Approach to Social Ecology [and Comments and Reply].†Current Anthropology 17(1):49–70. doi: 10.1086/201669.

Dahana, C. D., & Martana, A. H. 2020. “Aktualisasi Etika Lingkungan Dan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.†Jurnal Majelis 02.

Diantika, Putu, and Ni Nyoman Dian Tri Utami. 2022. “Lontar Kuttara Kanda Dewa Purana Bangsul (Kajian Pendidikan Lingkungan).†Dharma Sastra: Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Daerah 2(2). doi: 10.25078/ds.v2i2.1875.

Douglas, Jack D., and Frances Chaput Waksler. 2002. “Kekerasan Dalam Teori-Teori Kekerasan.†Jakarta: Ghalia Indonesia.

Gorda, AA. Ngr. Eddy Supriyadinata, and Devi Kalfika Anggria Wardani. 2020. “Refleksi Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Hindu Bali Dalam Pengelolaan Lingkungan.†ETTISAL : Journal of Communication 5(1). doi: 10.21111/ejoc.v5i1.3998.

Hamsiati, Hamsiati, Wardiah Hamid, and Mustolehudin Mustolehudin. 2021. “Manuskrip La Galigo Dalam Tradisi Massure’ Di Wajo-Sulawesi Selatan.†Jurnal Lektur Keagamaan 19(1). doi: 10.31291/jlka.v19i1.906.

Helmon, Stefania. 2020. “Tradisi Lisan Torok Sebagai Manifestasi Jati Diri Masyarakat Manggarai: Kajian Ekolinguistik Metaforsis.â€

Heru, S. P. Saputra, Titik Maslikatin, and Edy Hariyadi. 2017. “Merajut Kearifan Lokal : Tradisi Dan Ritual Dalam Arus Global.†PIBSI 39(November).

Juhadi. 2007. “Pola-Pola Pemanfaatan Lahan Dan Degradasi Lingkungan Pada Kawasan Perbukitan.†Jurnal Geografi : Media Informasi Pengembangan Dan Profesi Kegeografian 4(1).

Juhadi. 2019. “Pola-Pola Pemanfaatan Lahan Dan Degradas.†Jurusan Geografi - FIS UNNES 12(01).

Maeda, Narifumi. 1991. “Agricultural Rites in South Sulawesi.†Southeast Asian Studies 28(4):535–43.

Mahbub, M. 2008. “Hurupu Sulapa Eppa, Etika Lingkungan Dan Kearifan Lokal.†Jurnal Hutan Dan Masyarakat 3(1).

Mansur, S. 2018. “Kearifan Lokal Kemalik Suku Sasak Untuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup Dusun Sade.†Gema Wiralodra 9(2).

Marfai, Muh. Aris. 2019. “Pengantar Etika Lingkungan Dan Kearifan Lokal - Muh. Aris Marfai - Google Buku.†UGM Press.

Mattulada. 1985. Latoa, Satu Lukisan Analitis Terhadap Antropologi Politik Orang Bugis. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Mubaraq, Lutfi Fadhel, Sultan Sultan, and Suryanto Arifin. 2023. “Koeksistensi Dan Dominasi: Mengurai Dinamika Praktik Pertanian Di Kabupaten Soppeng.†Development Policy and Management Review (DPMR) 101–21.

Nesi, Antonius. 2018. “Tradisi Lisan Takanab Sebagai Wujud Identitas Masyarakat Dawan : Kajian Ekolinguistik Metaforis.†Simbolika.

Niman, Erna Mena. 2019. “Kearifan Lokal Dan Upaya Pelestarian Lingkungan Alam.†Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Missio 11(1).

Nurhalisa, Nurhalisa. 2022. “Tradisi Maddoja Bine Desa Anabanua Kabupaten Wajo.†Siwayang Journal: Publikasi Ilmiah Bidang Pariwisata, Kebudayaan, Dan Antropologi 2(1). doi: 10.54443/siwayang.v2i1.465.

Pelras, Christian. 2006. Manusia Bugis. Jakarta: Nalar : Forum Jakarta-Paris : Ecole Francaise d’Extreme-Orient (EFEO).

Putri, Adi Tiara, and Ledy Diana. 2017. “Kearifan Lokal Masyarakat Melayu Dalam Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Di Kabupaten Kuantan Singingi.†Riau Law Journal 1(1). doi: 10.30652/rlj.v1i1.4184.

Raka Dalem, G. A. A. 2007. Kearifan Lokal Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Vol. 72.

Riskawati, Eka, Nensilianti Nensilianti, and Suarni Syam Saguni. 2023. “Degradasi Budaya Sastra Lisan Kelong Dalam Tradisi Lisan Masyarakat Jeneponto Kajian Ekolinguistik.†Titik Dua: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia 2(3). doi: 10.59562/titikdua.v2i3.24686.

Rusdiansyah. 2019. “Sumur Dan Budaya Suku Kajang; Kearifan Lokal Suku Kajang.†Jurnal Commercium: Kajian Masyarakat Kontemporer 2(2).

Sinapoy, Muh. Sabaruddin. 2018. “Kearifan Lokal Masyarakat Adat Suku Moronene Dalam Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.†Halu Oleo Law Review 2(2). doi: 10.33561/holrev.v2i2.4513.

Siswadi, S., Tukiman Taruna, and Hartuti Purnaweni. 2012. “Kearifan Lokal Dalam Melestarikan Mata Air (Studi Kasus Di Desa Purwogondo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal).†Jurnal Ilmu Lingkungan 9(2). doi: 10.14710/jil.9.2.63-68.

Suarka, I. Nyoman. 2018. “Etiket Siswa Menurut Lontar Åšilakramaning Aguron-Guron.†in Seminar Nasional; Bahasa Sastra Daerah dan pembelajarannya “Menjaga Eksistensi Bahasa dan Sastra Daerah.â€

Sulkarnaen, Andi. 2018. “Kelanjutan Tradisi Lisan Maddoja Bine Dalam Konteks Perubahan Sosial Masyarakat Bugis.†Masyarakat Indonesia 43(2):269–83.

Syamsurijal, Sharyn Davies, Muhammad Irfan Syuhudi, Muhammad Nur Khoiron, Halimatusa’diah, Nensia, and Samsul Maarif. 2023. “Trans People Making the Hajj to Mecca: Religiosity and Social Inclusion in Indonesia.†Indonesia and the Malay World 51(151). doi: 10.1080/13639811.2023.2287861.

Waluya, Bagja, Elly Malihah, Mamat Ruhimat, and Erlina Wiyanarti. 2021. “Kajian Nilai-Nilai Saba Budaya Baduy Sebagai Modal Sosial Untuk Menjaga Lingkungan Dari Ancaman Kerusakan Akibat Pariwisata.†Sosietas Jurnal Pendidikan Sosiologi 11(2):1110–18.

Warta, I. Nyoman. 2019. “Nilai Etika Dalam Geguritan I Ceker Cipak.†Widya Aksara : Jurnal Agama Hindu 21(2). doi: 10.54714/widyaaksara.v21i2.10.

Wibowo, Hendro Ari, Wasino, and Dewi Lisnoor Setyowati. 2012. “Kearifan Lokal Dalam Menjaga Lingkungan Hidup (Studi Kasus Masyarakat Di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus).†Journal of Education Social Studies 1(1).

Yus Darusman, M. Si. 2016. “Kearifan Lokal Dan Pelesarian Lingkungan.†Jurnal Cendikiawan Ilmiah PLS 1(1).

Downloads

Published

2024-12-22 — Updated on 2025-11-08

Versions

How to Cite

Slippy, J. P., Karim, A., Nur, M., Hamid, W., Hamsiati, H., & Saputra, M. A. (2025). The Discourse in Lontaraq Meongpalo Karellae: An Anthropological Perspective. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 26(2), 196–204. https://doi.org/10.25077/jantro.v26.n2.p196-204.2024 (Original work published December 22, 2024)

Issue

Section

Articles