Adaptasi Masyarakat Siak Terhadap Perubahan Ekologinya

Authors

  • Yevita Nurti Universitas Andalas https://orcid.org/0000-0001-6032-9623
  • M Rawa El Amdy El Amdy Sekolah Pascasajana, Universitas Lancang Kuning, Indonesia
  • Anto Ariyanto Sekolah Pascasajana, Universitas Lancang Kuning, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.25077/jantro.v25.n1.p130-141.2023

Keywords:

Adaptation, Agriculture, Urban Services, Siak Community

Abstract

This study described adaptation options in 4 villages in the Siak sub-district, Siak Sri Indrapura district, Riau province. Since the beginning of the reformation, Siak Sri Indrapura district was established which was expanded of Bengkalis district. Simultaneously also present there are plantation forest industries, oil palm plantations, immigration and urban development. This study is a qualitative study with a social history approach. The research was conducted from July 2022 to December 2020. Data was obtained through observation, in-depth interviews and FGDs at the village and Siak sub-district levels. Data were analyzed using a taxonomic analysis approach, the results of the analysis were written descriptively. The results of this study found that the presented of the Siak Sri Indrapura district, the plantation forest industry and the plantation industry as well as migrants caused the community to be uprooted from their agrarian economic culture. To be able to survive, the community carries out a long-term adaptation process through the transfer of sources of livelihood from agriculture to urban services and seizes the remnants of the urban economy and education. This study concludes that the pressure of ecological change forces people to adapt according to the resources they have. This study strengthens Bennett's adaptation theory that the adaptability of society does not exceed the resources they have.Key Word : Adaptation, Agriculture, Urban Services, Siak Community 

References

Amrozi, S. R. (2021). Keberagamaan Orang Jawa Dalam Pandangan Clifford Geertz Dan Mark R. Woodward. Fenomena, 20(1), 61–76. https://doi.org/10.35719/fenomena.v20i1.46

Awalin, F. R. N. (2018). Slametan: Perkembangan dalam Masyarakat Islam-Jawa di Era Milenial. Jurnal IKADBUDI, 7(1), 1–11.

Dimyati, A., Harmin, S., & Rajab, M. (2019). PERNIKAHAN MASYARAKAT LUWU DI KECAMATAN SULI KABUPATEN LUWU PROVINSI SULAWESI SELATAN MEANING OF SYMBOLIC MABBOKA ’ IN LUWU COMMUNITY MARRIAGE IN SULI DISTRICT , LUWU DISTRICT , SOUTH SULAWESI PROVINCE. Publica : Jurnal Administrasi Pembangunan Dan Kebijakan Publik, 10(2), 89–97.

Ditha Prasanti, N. A. S. (2017). Studi Deskriptif Kualitatif tentang Makna Simbol Budaya Lokal bagi Komunitas Tanah Aksara di Bandung. Komunika, 11(2), 198–212.

Dzofir, M. (2017). Agama Dan Tradisi Lokal ( Studi Atas Pemaknaan Tradisi Rebo Wekasandi Desa Jepang, Mejobo, Kudus). IJTIMAIYA: Journal of Social Science Teaching, 1(1). https://doi.org/10.21043/ji.v1i1.3104

Fitriana, R. R. (2020). Interaksionisme Simbolik Dalam Tradisi Punjungan Di Desa Panaragan Jaya Utama Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat. In Skripsi, UIN Raden Intan Lampung.

Hendro, eko punto. (2020). Simbol: Arti, Fungsi, dan Implikasi Metodologisnya. Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 3(2), 158–165.

Indrahti, S., Maziyah, S., & Alamsyah, A. (2018). Makna Simbolis dan Filosofis Kuliner Tradisional pada Upacara Tradisi di Kudus. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 2(1), 88. https://doi.org/10.14710/endogami.2.1.88-101

Jufri, A. M. (2017). Pola Hidup Tradisional dan Modernisasi Pada Masyarakat Towuti Kab Luwu Timur. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Mahdayeni, M., Alhaddad, M. R., & Saleh, A. S. (2019). Manusia dan Kebudayaan (Manusia dan Sejarah Kebudayaan, Manusia dalam Keanekaragaman Budaya dan Peradaban, Manusia dan Sumber Penghidupan). Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 154–165. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v7i2.1125

Mubarok, M. S. (2018). Tradisi Ujub Dalam Ritual Selamatan Perkawinan (Studi di Desa Gunungronggo Kec. Tajinan Kab. Malang). UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Munna, U. L., & Ayundasari, L. (2021). Islam Kejawen: Lahirnya akulturasi Islam dengan budaya Jawa di Yogyakarta. Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 1(3), 317–325. https://doi.org/10.17977/um063v1i3p317-325

Muryanti (Ed.). (2020). Dinamika Masyarakat di Era Pandemi. Manggar Media.

Partokusumo, K. K. (1995). Kebudayaan Jawa Perpaduannya Dengan Islam. Ikapi DIY.

Piliang, Y. A. (1998). Sebuah dunia yang dilipat: realitas kebudayaan menjelang milenium ketiga dan matinya posmodernisme.

Rafael, M. C. (2015). Interaksi Simbolik dalam Komunikasi Antarbudaya (Studi Kasus Konflik Antar Etnis Sumba dan Etnis Maluku Di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga). Universitas Kristen Satya Wacana.

Riady, A. S. (2021). Agama dan Kebudayaan Masyarakat Perspektif Clifford Geertz. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 2(1), 13–22. https://doi.org/10.22373/jsai.v2i1.1199

Rifa’i, M. (2018). Islam dan tradisi lokal: studi tentang ritual siraman di Sendang Drajat Desa Cupak Kecamatan Ngusikan Kabupaten Jombang. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Rumahuru, Y. Z. (2018). Ritual Sebagai Media Konstruksi Identitas : Suatu Perspektif Teoretisi. Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam Dan Ilmu Sosial, 11(01), 22–30.

Samsinar, & Rusnali, A. N. A. (2017). KOMUNIKASI ANTARMANUSIA; KOMUNIKASI INTRAPRIBADI, ANTARPRIBADI, KELOMPOK/ORGANISASI. GP.

Sandi, M., Elfemi, N., & Yuhelna. (2022). Makna Simbolik Benda-Benda Dalam Tradisi Antar Tando Pada Suku Melayu Jambi Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. 6(1), 3625–3633.

Satiri, I. (2021). Kritik Al-Qur’an Terhadap Sinkretisme (Analisis Tentang Sakralisasi Simbol Tauhid). Institut PTIQ Jakarta.

Shufya, F. H. (2022). Makna Simbolik Dalam Budaya “Megengan†Sebagai Tradisi Penyambutan Bulan Ramadhan (Studi Tentang Desa Kepet, Kecamatan Dagangan). Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 6(1), 94–102. https://doi.org/10.38043/jids.v6i1.3376

Subair. (2015). Abangan, Santri, Priyayi: Islam dan Politik Identitas Kebudayaan Jawa. Dialektika, 9(2), 34–46.

Widaty, C. (2020). Perubahan Kehidupan Gotong Royong Masyarakat Pedesaan Di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi, 2(1).

Wiranti, D. (2019). Pola Interaksi Masyarakat Multikultural (Studi di Blok Jawa, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung). Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati.

Yuhaswita. (2016). Akal, Manusia Dan Kebudayaan. Tsaqofah Dan Tarikh, 1(1), 16–28.

Published

2023-06-30

How to Cite

Nurti, Y., El Amdy, M. R. E. A., & Ariyanto, A. (2023). Adaptasi Masyarakat Siak Terhadap Perubahan Ekologinya. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 25(1), 130–141. https://doi.org/10.25077/jantro.v25.n1.p130-141.2023

Issue

Section

Articles