Mengulik Tradisi Tegal Deso Di Dusun Sukci Sebagai Simbol Perayaan Berdirinya Kabupaten Pasuruan

Authors

  • Wildhan Ichzha Maulana Universitas Negeri Yogyakarta
  • Farida Dwitya Aninda Universitas Negeri Yogyakarta
  • Sudrajat Sudrajat Universitas Negeri Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.25077/jantro.v25.n1.p57-66.2023

Keywords:

Tradition, Tegal Deso, Pasuruan Regency, Cunggrang Inscription, Sukci Village

Abstract

Tradition Tegal Deso is carried out every year on September 18 as well as a commemoration of the birth of Pasuruan Regency which is attended by all local people, coconut villages and their tools, humanists, spiritualists, and academics. The purpose of this research study is to find out the objectives, procedures for implementation, functions, and developments along with their setting as a symbol of the celebration of the founding of Pasuruan Regency. This study uses a qualitative approach and an ethnographic model supported by Niels Mulder's theory of the moral basis of Javanese society, while data analysis uses a triangulation pattern. The results of this study indicate that (1) the Tegal Deso in Dusun Sukci is a representation of the community's expression of gratitude. (2) The implementation of this tradition lasts for 3 days. (3) This tradition includes religious, socio-cultural, economic, and educational functions. (4) This tradition has developed, especially regarding the implementation time which is always undergoing adjustments, up to the most recent through Regional Regulation No. 8 of 2007 stipulated that September 18 is the time for the implementation of the Tegal Deso as well as a historical commemoration of the birth of Pasuruan Regency.

Author Biography

Wildhan Ichzha Maulana, Universitas Negeri Yogyakarta

Pendidikan Sejarah

References

Alfin, Muhammad Bisrul. “Perubahan Tradisi Larung Sesaji di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban Tahun 2008-2014.” Avatara: Jurnal Pendidikan Sejarah 3, no. 3 (2015).
Alnoza, Mohammad. “Arah Kebijakan Raja Pada Masa Jawa Kuno Pasca Peristiwa Pralaya Dari Sudut Pandang Teori Kontrak Sosial.” Yogyakarta, 2021.
Ashari, Imam. “Upacara Sedekah Bumi di Kabumen.” Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2001.
Astutik, Ana Wiji. “Wawancara Tentang Pelaksanaan Tradisi Tegal Deso di Dusun Sukci, Kec. Gempol, Kabupaten Pasuruan.” 2022.
Damais, Louis Charles. “Études d’épigraphie Indonésienne: Discussion de La Date Des Incriptions.” Bulletin de l’Ecole Française d’Extrême-Orient, 1955.
Dokhi, Mohammad, Theodora Hadumaon Siagian, Sukim, Ika Yuni Wulansari, Dwi Winanto Hadi, and Noorman Sambodo. Analisis Kearifan Lokal Ditinjau Dari Keragaman Budaya. Jakarta: PDSPK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, 2016.
Dzofir, Muhammad. “Agama dan Tradisi Lokal (Studi Atas Pemaknaan Tradisi Rebo Wekasan di Desa Jepang, Mejobo, Kudus).” Jurnal Ijtimaiya 1, no. 1 (2017).
Haryati, Tri Astutik. “Kosmologi Jawa Sebagai Landasan Filosofis Etika Lingkungan.” Religia: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman 20, no. 2 (2017).
Hidayatullah, Furqon Syarief. “Sedekah Bumi Dusun Cisampih Cilacap.” El Harakah: Jurnal Budaya Islam 15, no. 1 (2013).
Izzah, Nurul. “Tegal Deso: Wujud Ungkapan Syukur Masyarakat Dusun Bongso Wetan, Menganti, Gresik.” Sunari Penjor: Journal of Anthropology 4, no. 1 (2020).
Ja’ani. “Wawancara Tentang Pelaksanaan Tradisi Tegal Deso di Dusun Sukci, Kec. Gempol, Kabupaten Pasuruan.” 2022.
Moeleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2016.
Mulder, Niels. Kepribadian Jawa dan Pembangunan Nasional. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1986.
———. Mistisisme Jawa: Ideologi di Indonesia. Yogyakarta: LKiS, 2013.
Muniri, Anma. “Tradisi Slametan: Yasinan Manifestasi Nilai Sosial-Keagamaan di Trenggalek.” JPIPS: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial 6, no. 2 (2020).
Pardede, Rebecca Dewi Suryani. “Klasifikasi Sima: Sebuah Kajian Data Ukuran Tanah Dari Isi Prasasti-Prasasti Masa Sindok Sampai Dengan Airlangga.” Universitas Indonesia, 1986.
Parekh, Bikhu. Rethinking Multiculturalism: Keragaman Budaya dan Teori Politik. Yogyakarta: Kanisius, 2008.
Pemkab Pasuruan. “Sejarah Singkat Kabupaten Pasuruan,”. https://bagorganisasi.pasuruankab.go.id/.
Poesponegoro, Marwati Djoned. Sejarah Nasional Indonesia II. Jakarta: Balai Pustaka, 2009.
Pradanta, Sukmawan Wisnu, Bani Sudardi, dan Slamet Subiyantoro. “Kajian Nilai-Nilai Budaya Jawa Dalam Tradisi Bancaan Weton di Kota Surakarta.” Lingua: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 12, no. 2 (2015).
Rismayanti, dan Yosaphat Haris Nusarastriya. “Upacara Adat Pemakaman Mengenang Leluhur (Ma’nene) Toraja.” Jurnal Adat Dan Budaya 2, no. 2 (2020).
Riyadi, Agus. “Tradisi Keagamaan dan Proses Sosial Pada Kaum Muslim Pedesaan.” International Journal Ihya’ Ulum Al-Din 20, no. 2 (2018): 210.
Rochmawati, Nikmah, Mizano Liongga Alhassan, dan Mukhammad Syafi’i. “Sedekah Bumi: Model Kebersyukuran dan Resiliensi Komunitas Pada Masyarakat Pesisir Utara Jawa Tengah.” Jurnal Penelitian 15, no. 1 (2021).
Setiawan, Arif, dan Musaffak. “Praktik Mistisisme Jawa Dalam Novel Partikel Karya Dewi Lestari.” Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya 2, no. 6 (2020).
Simanjuntak, Bungaran Antonius. Tradisi, Agama, dan Akseptasi Modernisasi Pada Masyarakat Pedesaan Jawa. Jakarta: Pustaka Obor, 2016.
Siswanto, Dwi. “Pengaruh Pandangan Hidup Masyarakat Jawa Terhadap Model Kepemimpinan.” Jurnal Filsafat 20, no. 3 (2010).
Sukmadinata, Nana. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2007.
Sunyoto, Agus. Atlas Walisongo Buku Pertama yang Mengungkap Wali Songo Sebagai Fakta Sejarah. Jakarta: Pustaka IIMaN, 2017.
———. Walisongo: Rekonstruksi Sejarah yang Disingkirkan. Jakarta: Transpustaka, 2011.
Sunyoto, S. “Tradisi Bersih Kali (Studi Budaya dan Potensinya Sebagai Sumber Pembelajaran IPS SD).” Gulawentah: Jurnal Studi Sosial 3, no. 2 (2018).
Umikalsum, Afif, dan Fauzan. “Integrasi Sosial Dalam Membangun Keharmonisan Masyarakat.” JAWI : Journal of Southeast Asia Islamic Contemporary Issues 2, no. 1 (2019).
Widiah, Sri, dan Aminuddin Kasdi. “Studi Historis Prasasti Cunggrang Sebagai Sumber Sejarah Masa Mpu Sindok Tahun 929-947 M.” Avatara: Journal Pendidikan Sejarah 6, no. 1 (2018).

Published

2023-06-30

How to Cite

Maulana, W. I., Aninda, F. D., & Sudrajat, S. (2023). Mengulik Tradisi Tegal Deso Di Dusun Sukci Sebagai Simbol Perayaan Berdirinya Kabupaten Pasuruan. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 25(1), 57–66. https://doi.org/10.25077/jantro.v25.n1.p57-66.2023

Issue

Section

Articles