Etnosentrisme dan Sikap Intoleran Pendatang Terhadap Orang Papua

Author(s)
Elia Nurindah Sari (Department of Civic Education, Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta)
Samsuri Samsuri (Department of Civic Education, Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta)
Abstract
This article is aimed to raising awareness for pluralistic Indonesian. Awareness to be able to appreciate anything about the differences in Indonesia, including those who are from Papua. Indonesia is now has any issues of tolerance. Although there are many public slogans or appelas to be tolerant, in fact not a few cases of intolerant attitudes occur. There are so many cases that lead to racism in Papuans. Ethnocentrism attitude told us how someone from a certain group feels better than another group. This will be linked to the intolerant attitudes to the Indonesian people towards Papuans, and learning study implications of what happened from that situation. The purpose of this article is to build awareness of all Indonesians to reduce their intolerant attitude towards Papuans. This article used the method of literature review. Some of the literature taken is, among others, related to the literacy of tolerance, Papuans culture and some cases of Indonesian intolernace towards Papuans. The results of research through this literature study found that intolerant cases carried out by non-Papuans against Papuans had implications or the attitude of Papuans who became inferior, lacked confident and felt unappreciated.
Keywords
Ethnocentrism; Intolerance; Tolerance; Papua
Klik untuk membaca artikel penuh
Pdf
References

Ahmadi, A. (2007). Psikologi sosial edisi revisi (Cetakan Ketiga). Jakarta:PT. Rineka Cipta.

Anakota, R. (2019). Akulturasi Masyarakat Lokal dan Pendatang di Papua Barat. Jurnal Antropologi: Isu-isu Sosial Budaya, Vol. 21 No.1 (35).

BBC.com. Mahasiswa Papua bicara soal rasialisme: ‘ih kalian bau’ dan tudingan tukang minum. Artikel dterbitkan 23 Agustus 2019 dan diakses pada 18 Mei 2020. https://www.bbc.com

Balint, P. (2016). The Importance of racial tolerance for anti-racism. Ethnic and racial studies, VOL. 39, NO. 1, 16–32, http://dx.doi.org/10.1080/01419870.2016.1099713

Deda, J.A. & Mofu, S.S. (2014). Masyarakat Hukum Adat dan Hak Ulayat di Provinsi Papua Barat sebagai Orang asli papua ditinjau dari sisi adat dan budaya: sebuah kajian etnogafi kekinian. Jurnal Administrasi Publik, Vol. 11 Nomor 2 ISSN 1412-2740.

Faqieh, M. (2010). Fatwa dan Canda Gus Dur. Jakarta: Kompas.

Irianto, A. M. (2013). Integrasi Nasional sebagai Penangkal Etnosentrisme Di Indonesia. Humanika vol.18 No.2 DOI: https://doi.org/10.14710/humanika.18.2.

Indoprogress.com. HAM, Gereja Katolik dan Orang Asli Papua. Artikel ini diterbitkan pada 10 November 2016 dan diakses pada tanggal 16 April 2020. Indoprogress.com/2016/11/HAM-gereja-katolik-dan-orang-asli-papua/

Indoprogress.com. Papua, Stigma, & 1965. Artikel diterbitkan pada 22 September 2016 dan diakses pada tanggal 16 April 2020. Indoprogress.com/2016/09/papua-stigma-dan-1965/

Mahmud. (2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.

Myers, D. G. (2012). Psikologi sosial, edisi 10 buku 1. Jakarta: Salemba Humanika.

Paradies, Y. (2006). Defining, Conceptualizing and Characterizing Racism in Health Research. Critical Public Health, VOL.16 (2): 143–157.

Preston, J. (2018). You are embued with tolerance. Artchitecture and Culture journal, DOI 10.1080/20507828.2018.1551050

Purbasari, V. A. (2019). Interaksi Sosial Etnis Cina-Jawa Kota Surakarta. Jurnal Antropologi:Isu-isu Sosial Budaya, Vol.21 No. 01.

Rapp, C. (2015). More diversity, less tolerancy? The effect of type of cultural diversity on the erosion of tolerance in swiss municipalities. Ethinc and Racial studies, Vol. 38, No. 10, 1779–1797, http://dx.doi.org/10.1080/01419870.2015.1015582

Rozi, S. (2009). Nasionalisme, Demorkatisasi, dan Sentimen Primordialisme di Indonesia: Problematika Identitas Keetnisan versus Keindonesiaan pada studi kasus Aceh, Papua, Bali, dan Riau. Jurnal LIPI Vol. 6 No.1 DOI: https://doi.org/10.14203/jpp.v6i1.529

SuaraPapua.com. Menyusuri historis rasis terhadap orang asli Papua. Artikel dterbitkan pada tanggal 8 oktober 2019 dan diakses pada tanggal 21 Mei 2020. https://suara-papua.com

Supriyanto, A. & Wahyudi, A. (2017). Skala Karakter Toleransi: Konsep dan Operasional Aspek Kedamaian, Menghargai Perbedaan dan kesadaran Individu. Jurnal Ilmiah Counsellia, Vol. 7 No. 2 (61-70).

Susanto, E. H. (2009). Etnosentrisme, Pemekaran Wilayah dan Komunikasi Antar Budaya. Jurnal Untar. http://repository.untar.ac.id/id/eprint/487

Tempo.co. Setara Institue : Intoleransi terhadap Keyakinan Meningkat. Artikel diterbitkan pada 20 Agustus 2018 dan diakses pada tanggal 26 September 2019. https://nasional.tempo.co/read/1118802/setara-institut-intoleransi-terhadap-keyakinan-meningkat/full&view=ok

Tirto.id. Di Balik Polemik Penolakan Menara Masjid Di Papua. Artikel diterbitkan pada 20 Maret 2018 diakses pada tanggal 25 September 2019. https://tirto.id/di-balik-polemik-penolakan-menara-masjid-di-papua-cGrd

Voaindonesia.com. Jaringan Gusdurian: Praktik Intoleransi dalam Masyarakat Menguat. Artikel diterbitkan pada 19 Desember 2018 diakses pada tanggal 26 September 2019. https://www.voaindonesia.com/a/jaringan-gusdurian-praktik-intoleransi-dalam-masyarakat-menguat/4704193.html

Wijanarko, E., & Syapiq, M. (2013). Studi Fenomenologi Pengalaman Penyesuaian Diri Mahasiswa Papua di Surabaya. Jurnal Psikologi: Teori & Terapan, vol.3 No.2 (83-84).

Wikipedia. Papua. https://id.wikipedia.org/wiki/Papua diakses pada tanggal 27 September 2019.

Comments on this article

View all comments

StatisticsStatistik Artikel

Artikel ini sudah dibaca : 981 kali
Dokumen Pdf sudah dibaca/diunduh : 3 kali