STRATEGI KOMUNIKASI PROGRAM TANAM JAJAR LEGOWO KEPADA MASYARAKAT PETANI PADI

Author(s)
Nuzuwir Joni (Faculty of Social and Political Science, Universitas Andalas, Padang)
Asmawi Asmawi (Faculty of Social and Political Science, Universitas Andalas, Padang)
Ernita Arif (Faculty of Social and Political Science, Universitas Andalas, Padang)
Abstract

System of Legowo row planting technology is innovation in agriculture which is highly recommended by the government in an effort to increase rice production in Indonesia. To accelerate the adoption of these technologies, it is necessary to prepare the right communication strategy. This study aims to determine the communication strategy of the Jajar Legowo planting program to the rice farming community in Padang City. This type of research is qualitative. Research data is obtained through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The data is processed by Miles and Huberman's interactive analysis model and the validity of the data by triangulation. The results showed that the communication strategy of legowo planting program was: (1) getting to know the target audience, namely rice farmers; (2) compile messages, in the form of benefits and procedures for implementing the program; (3) establish methods, in the form of: persuasion, educative, informative, and redundancy methods, (4) media use, in the form of discussions, lectures, brochures, leaflets, and banners. In addition, people's habits such as gathering and sitting in the store can be used as a place to introduce new technology. .

Keywords
Communication strategy; Legowo row planting program and farming community
Klik untuk membaca artikel penuh
Pdf
References

Arifin, A. (1984). Strategi komunikasi: sebuah pengantar ringkas. Bandung: Armico.

Anggraeni, N., Siswoyo, M., dan Nurfalah, F. (2014). Strategi Public Relations Dalam Mendukung Pemasaran Pembangkit Listrik Nasional (PLN). Jurnal ASPIKOM, 2 (3), 206-220.

Azizah, S. (2010). Strategi Komunikasi Pembinaan Pembudidayaan Kambing Boer untuk Meningkatkan Taraf Ekonomi Masyarakat di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmu Komunikasi, 7 (1), 100-128.

Cangara, H. (2014). Pengantar Ilmu Komunikasi. Edisi Revisi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Effendy, O.U. (2011). Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Farid, A., Romadi, U., Witono, D. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Adopsi Petani dalam Penerapan Sistem Tanam Jajar Legowo di Desa Sukosari Kecamatan Kasembon Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Jurnal Penyuluhan, 14 (1), 112-125.

Fatchiya, A., Amanah, S., Kusumastuti, Y.I. (2016). Penerapan Inovasi Teknologi Pertanian dan Hubungannya dengan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani. Jurnal Penyuluhan, 12(2), 190-197.

Firdaus. (2015). Sistim Tanam jajar legowo 2 : 1. Aceh : BPPT Balitbangtan Aceh. (online) http://nad.litbang.pertanian.go.id/ind/index.php/info-teknologi /620-sistem-tanam-jajar-legowo-2-1. akses tanggal 7 desember 2017.

Fitriani, L. (2013). Analisis Mengkaji Program Padi Tanam Sebatang (PTS) dari kaca mata Teori Difusi Inovasi. Jurnal Ilmiah Dakwah dan Komunikasi, IV (8), 26 – 54.

Gumilar, G. & Zulfan, I. (2014). Penggunaan media massa dan internet sebagai sarana penyampaian informasi dan promosi oleh pengelola industri kecil dan menengah di Bandung. Jurnal Kajian Komunikasi, 2 (1).

Hidayat, D., Kuswarno, E., Zubair, F., & Hafiar, H. (2017). Message platform atribut siger lampung di dalam kebhinekaan multikultur. Jurnal Kajian Komunikasi , 5(1), 91–101.

Indardi. (2016). Pengembangan Model Komunikasi Dalam Pemberdayaan Masyarakat Tani. Jurnal Agraris, 2 (1), 75-86.

Kataren, A., Pangeran P.P., & Nasution, A. (2018). Konflik GAM-RI dan kerentanan pangan masyarakat transmigran. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 20(1), 103-117.

Moleong, L. J., (2016), Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi, Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Purwatiningsih, Anggoro, N., Fatchiya, F., Mulyandari, R.S.H. (2018). Pemanfaatan Internet dalam Meningkatkan Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Cianjur. Jurnal Penyuluhan, 14 (1), 79-91.

Sugiyono, (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susanti, H.A. (2015). Strategi Komunikasi Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Jurnal Komunikasi ASPIKOM, 2(4), 243-254.

Umniyati, N., Hadisiwi, P., & Suminar, J. R. (2017). Pengaruh terpaan informasi riset melalui website www.ppet.lipi.go.id terhadap sikap mahasiswa mengenai penelitian. Jurnal Kajian Komunikasi, 5(1), 111-120.

Zaini, Z. (2015). Pedoman Umum PTT Padi Sawah. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan.

Zamzami, L. (2012). Peranan Lembaga Pengembangan Pesisir Mikro “Mitra Mina” dalam Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Sumatera Barat. Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 1(2), 121–128.

Zulkarnain M. Y, Subejo dan Hartono, S. (2017). Strategi Komunikasi dalam Membangun Kebiasaan Makan Pangan Lokal Percepatan Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan di Kabupaten Bengkulu Utara. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(2), 177-188.

StatisticsStatistik Artikel

Artikel ini sudah dibaca : 12 kali
Dokumen Pdf sudah dibaca/diunduh : 3 kali