ASPEK EKONOMI PADA KEHIDUPAN PEREMPUAN LANJUT USIA: Studi Etnografi di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung

Author(s)
Richa Meliza (Graduate Student, Department of Anthropology, Universitas Padjajaran, Bandung)
Budiawati Supangkat Iskandar (Department of Anthropology, Universitas Padjajaran, Bandung)
Rini Susetyawati Soemarwoto (Department of Anthropology, Universitas Padjajaran, Bandung)
Abstract

Indonesia is predicted to enter the era of bonus demography which is an interesting issue now. This is related to the increasing productive and non-productive population. This phenomenon can benefit the population, both productive and non-productive residents who get less attention, especially economic dependence on nonproductive groups such as the elderly. Elderly are often said to be a burden on society, especially for women who are often associated with domestic work. This study raises the economic independence of elderly women. The method used in this study is a qualitative approach on elderly women in Demuk village, Pucanglaban sub-district, Tulungagung district. Data collection uses participatory observation techniques and in-depth interviews. The results of the study show that elderly women can meet the economic needs of their own family or household. They work in the domestic and public domains such as farmers, laborers, traders, and breeders. Thus elderly women are not burdens, but they become economic support for the family or household.


Keywords
Work, Economic Independence, Elderly Women
Klik untuk membaca artikel penuh
Pdf
References

Fadilah, R. (2015). Menuju Lansia Bahagia dan Tetap Produktif. Program Suara Pene Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Mendukung Hari lansia Nasional dengan Tema "Peduli dan Mendukung Pemberdayaan Tiga Generasi".

Harianto, R. (2017, Agustus 23). Retrieved from Tantangan Bonus Demografi Bagi Indonesia: http://video.metrotvnews.com/primetime-news

Jannah, M. (2016). Resiliensi Lansia Perempuan Dalam Menyingkapi Permasalahan Hidup di Kota Yogyakarta. Thesis. Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Magister Ilmu Sains. Interdisciplinary Islamic Studies. Konsentrasi Pekerjaan Sosial.

Karang, A. M. (2018., 10. 8.). Bonus Demografi Indonesia Berakhir di 2036, Jumlah Lansia Bakal Naik. Retrieved 11. 26., 2018., from Kompas.com : https://regional.kompas.com/read/2018/10/08/05440801/bonus-demografi-Indonesia-berakhir-di-2036-jumlah-lansia-bakal-naik

Lestari, D. (2017). Aktivitas Ekonomi Usia Lanjut di Objek Wisata Pantai Depok. Pendidikan Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Yogyakarta.

Lestari, M., Natalya, N. P., Santosa, R. D., Puspitasari, N. P., & Perry, O. A. (2016). Makna Kemandirian Pada Pekerja Lansia Perempuan Bali. Konferensi: Persilangan Identitas, Agensi dan Politik (20 Tahun Jurnal Perempuan) (pp. 310-330). Jakarta: Ariom Swiss-Belhotel Kemang.

Padmiati, E., & Diyanayati, K. (2015). Pelayanan Sosial Lanjut Usia Dalam Keluarga. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS), 329-342.

Permanadeli, R. (2015). Dadi Wong Wadon: Representasi Sosial Perempuan Jawa di Era Modern. Yogyakarta: Pustaka Ifada.

Priyoto. (2015). INC Dalam Keperawatan Gerontik. Jakarta: Salemba Medika.

Pudjianto, R. (2017). Perempuan Jawa, Representasi dan Modernitas. Indonesia Journal Of Sociology and Education Policy, 125-132.

Sakina, A., & Siti A., D. (2017). Menyoroti Budaya Patriarki di Indonesia. SOCIAL WORK JURNAL, 71-78.

Sari, E. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Kerja Pada Lansia. Skripsi. Program Studi Psikologi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Spradley, J. (2006). Metode Etnografi. Edisi Kedua. Pengantar: DR. Amri Marzali, MA. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Suartha, N. (2015). Kontribusi Ibu Rumah Tangga Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga. Sebuah Studi Kasus di Kabupaten Badung Provinsi Bali. Jakarta: PT. Raja Garsindo Persada.

Sulistyastuti, D. R. (2017). Tantangan Indonesia Untuk Mengoptimalisasikan Bonus. JURNAL STUDI PEMUDA, 538-547.

StatisticsStatistik Artikel

Artikel ini sudah dibaca : 196 kali
Dokumen Pdf sudah dibaca/diunduh : 6 kali